Tingkatkan Pelayanan Perempuan dan Anak, Andi Ruskati dan Bupati Mamuju Lounching Alur Pelayanan dari Desa hingga ke Provinsi

0
23

Mamuju, Fakta79 – Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Barat melakukan sosialisasi dan Launching Alur Layanan dan Perlindungan Perempuan dan Anak dari Desa Kabupaten hingga ke tingkat Provinsi. Kegiatan ini berlangsung di desa Taan , Mamuju (07/0321).

Alur Layanan ini merupakan bentuk pelayanan yang diprakarsai oleh Yasmib Sulawesi dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Provinsi Sulawesi Barat yang didukung oleh Yappika Action.aid.

Menurut Direktur Yappika Action.aid Fransisca Fitri, Yappika menilai pasca gempa ini kaum perempuan dan anak perlu mendapatkan perhatian khusus.

“Kami melihat pasca gempa kaum perempuan dan anak sangat membutuhkan perhatian. Karena itu kami sangat senang dapat terlibat pada program ini dan berharap akan mamberi dampak positif ke masyarakat,” jelas Fitri.

Direktur Yasmib Sulawesi Rosniaty Azis menambahkan bahwa dipilihnya desa Taan karena desa Taan memiliki data yang lengkap dan akurat.

“Yasmib Sulawesi sudah lama melakukan pendampingan pada desa Taan. Administrasi danbdata di desa ini lengkap karena itu kami memilih desa ini sebagai desa pertama yang akan mengimplementasikan program Alur Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak dari Desa hinga ke tingkat provinsi,” urai Rosniaty Azis.

Alur Layanan ini diharapkan dapat menurunkan kasus kekerasan pada perempuan dan anak. Tim satgas yang terlibat dalam layanan ini dari beberapa elemen diantaranya melibatkan kader PKK desa. Perempuan dan anak yang mendapatkan perlkauan semena-mena atau yindak kekerasan dapat melaporkan pada satgas di tingkat desa dan akan mendaptkan pendampingan hingga ke tingkat pusat jika masalah tidak dapat diselesaikan di tingkat bawah.

Ketua TP PKK Sulawesi Barat Andi Ruskati Ali Baal mengatakan sangat mengapresiasi dengan adanya pelayanan ini.

“Kami berharap dengan dilaunchingnya pelayanan ini, kita dapat memenuhi hak perempuan dan anak. Dengan Layanan ini kita dapat mencegah terjadinya perkawinan anak, kita dapat menurunkan kasus stunting, tidak ada lagi anak putus sekolah kemudian kita juga dapat mencegah terjadinya kekerasan dalam rumah tangga dan juga kita dapat cegah kekerasan terhadap perempuan dan anak,” papar Andi Ruskati yang juga merupakan anggota komisi IX DPR RI.

Sosialisasi dan launching ini turut dihadiri oleh bupati Mamuju St. Sutinah Suhardi. Bupati yang dilantik oleh Gubernur Andi Muh. Ali Baal Masdar pada 26 Februari 2021 ini menyambut baik adanya program alur layanan dari desa hinga ke provinsi.

“Saya senang sekali dapat bertemu langsung warga desa Taan. Ini kunjungan pertama saya setelah saya sah menjadi bupati,” ucap Sutinah.

“Sebagai kaum perempuan, saya mendukung penuh program ini. Kami siap memberikan dukungan mewujudkan program ini demi pemenuhan hak perempuan dan anak untuk mendapatkan perlindungan,” tambah Bupati Mamuju ini.

Pada kesempatan ini Andi Rusakti Ali Baal juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga desa Taan. (Advertorial/fa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here