Penyekatan di Perbatasan Provinsi Diperketat, Pelintas tak Penuhi Syarat Diminta Putar Balik

0
9

POLMAN- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, salah satunya melakukan penyekatan perbatasan provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dengan Sulawesi Selatan (Sulsel). Pelintas tak penuhi syarat diminta untuk putar balik.

Penyekatan di perbatasan mulai diterapkan Sabtu (17/7/2021), dan akan berlangsung hingga 30 Juli mendatang.

Petugas Gabungan PPKM Kabupaten Polewali Mandar melaksanakan kegiatan penyekatan di wilayah perbatasan Kabupaten Polman (Sulbar) dan Kabupaten Pinrang (Sulsel). Puluhan petugas gabung terdiri dari personil Polres Polman dan Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan penyekatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah provinsi ke-33 ini.

Kepala Unit Turjawali Satuan Lalu Lintas Polres Polman, Ipda Syahrir Tiro menyampaikan agar masyarakat yang ingin melintas perbatasan Polman-Pinrang untuk membawa dokumen persyaratan Covid-19. Syarat tersebut di antaranya, surat keterangan telah divaksin, surat keterangan test PCR dan Swab Antigen,

“Jika tidak memiliki syarat tersebut, maka mereka diminta untuk mutar balik dan tidak diizinkan masuk ke wilayah kabupaten Polman Sulawesi barat,” jelas Syahrir.

Mendukung upaya dan komitmen Pemerintah Kabupaten Polman, menekan angka penularan Covid-19, Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Polman, ini mengimbau seluruh  masyarakat membatasi perjalanan keluar daerah saat ini. Namun, jika terpaksa harus melakukan perjalanan, masyarakat diminta menyiapkan persyaratan yang diberlakukan.

Mengetahui adanya penyekatan di perbatasan provinsi, sejumlah warga yang hendak melintas mengurungkan niat bepergian. Alasan PPKM yang sudah ditetapkan pemerintah dan diberlakukan sejak 13 Juli 2021 lalu hendaknya diindahkan.

“Kami tadinya berharap bisa pulang berlebaran di kampung, terpaksa dibatalkan setelah mendengar kabar ketatnya PPKM di perbatasan provinsi,” ujar Abd Wahab. Dia bersama keluarganya berencana pulang ke kampung halaman orang tuanya yang berada di wilayah Provinsi Sulsel.

Wahab mengatakan, meskipun dirinya bisa saja melengkapi persyaratan tersebut. Namun, dia lebih mementingkan menjaga dirinya sediri dan diri orang lain agar terhindar dari Covid-19. “Kita harus sadar nyawa kita lebih penting,” imbunya. (fa/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here