28.2 C
Mamuju
Tuesday, 26 January 2021

Kebakaran di Polman, Dua Kakak Beradik Tewas Terpanggang

Harusbaca

Andi Ruskati : Rapatkan Barisan, Bersama Kita Bangkit !

Mamuju, Fakta79 - Pasca gempa yang mengguncang Mamuju dan Majene magnitudo 6,2 pada Jum'at (15/01/2021) menyisakan duka...

Mahasiswa Aqidah Filsafat UIN Bandung Galang Donasi untuk Sulbar dan Cimanggung

Mamuju, Fakta79- Mahasiswa jurusan Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung,...

Posko Petakeang Talange Tampung 100 Balita

Mamuju, Fakta79- Meskipun gempa magnitudo 6,2 sudah berlalu sepekan...

Polman, Fakta79- Dua kakak beradik, Indah (15) dan Marifa (11) tewas terpanggang setelah rumah mereka terbakar. Korban tewas lainnya, Naufal (6), masih bersepupu dengan kedua korban.

Peristiwa kebakaran ini terjadi di Kelurahan Pekkabata, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Kamis (3/12/2020), pukul 01.00 dini hari. Rumah yang terbakar adalah milik Udin (43), warga Jalan Budi Utomo.

Mengetahui ada kebakaan, warga berbondong-bondong mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Itupun setelah mendengar teriakan pemilik rumah yang minta tolong menghentikan api yang dengan cepat membesar.

“Kita tahu ada kebakaran setelah yang punya rumah teriak minta tolong. Saya langsung keluar dan melihat api sudah membesar,“ kata Ahmad, warga yang masih terbilang tetangga korban.

Menurut Ahmad, sebelumnya tidak seorang pun yang mengetahui jika di dalam rumah masih ada orang.

“Hal itu diketahui setelah pemilik rumah teriak teriak ada anaknya yang terjebak api. Kita tahu ada korban, setelah mama korban teriak kalau ada anak di dalam rumah,“ jelasnya.

Nyawa ketiga korban tidak tertolong, lantaran terjebak kobaran api yang semakin membesar. Korban sudah tidak dapat menyelamatkan diri, sementara kobaran apai kian membesar.

“Ketiga korban tidak bisa keluar karena terjebak api, apalagi pintu rumah cuma satu, sedangkan bagian depan api sudah membesar sehingga susah menyelamatkan diri,“ terang Ahmad.

Kapolres Polewali Mandar, AKBP Ardi Sutrisno, ketika dikonfirmasi belum dapat memastikan penyebab kebakaran rumah tersebut. Polisi memperkirakan kebakaran terjadi karena arus pendek atau korsleting listrik.

“Penyebab kebakaran masih diduga, nanti kita akan melakukan olah TKP. Dugaan sementara berkaitan dengan korsleting arus listrik,“ ujar Ardi Sutrisno.

Ketetangan polisi menyebutkan, saat kebakaran terjadi, pemilik rumah sudah tidur.

“Setelah merasakan ada api, dia langsung melarikan diri ke luar rumah. Begitu di luar dan api sudah membesar, beliau baru sadar masih ada anaknya di dalam rumah,“ kata Ardi.

Kobaran api berhasil dipadamkan sejam kemudian, setelah empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di TKP. Kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. (sur/red)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Andi Ruskati : Rapatkan Barisan, Bersama Kita Bangkit !

Mamuju, Fakta79 - Pasca gempa yang mengguncang Mamuju dan Majene magnitudo 6,2 pada Jum'at (15/01/2021) menyisakan duka...

Mahasiswa Aqidah Filsafat UIN Bandung Galang Donasi untuk Sulbar dan Cimanggung

Mamuju, Fakta79- Mahasiswa jurusan Aqidah dan Filsafat Islam, Fakultas Ushuluddin, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Bandung, Jawa Barat, turun ke jalan...

Posko Petakeang Talange Tampung 100 Balita

Mamuju, Fakta79- Meskipun gempa magnitudo 6,2 sudah berlalu sepekan lebih, masyarakat Petakeang Talange, Kecamata...

Kepedulian AIPViKI untuk Gempa Sulbar

Mamuju, Fakta79 - Musibah Gempa Bumi yang menimpa wilayah Provinsi Sulawesi Barat khususnya Kabupaten yang bertetangaan ini Majene dan Mamuju, telah menarik...

Peduli Gempa Sulbar, Relawan Nasional AIPViKI Beri Psikososial dan Logistik

Mamuju, Fakta79 - Kejadian Gempa Bumi yang menimpa wilayah Provinsi Sulawesi Barat khususnya Kabupaten yang bertetangaan ini Majene dan Mamuju, telah menarik...
- Advertisement -

Berita serupa

- Advertisement -