BPOM Mamuju Gelar KIE, Andi Ruskati : Dapur Sehat Hasilkan Pangan Berkualitas

0
20

Mamuju, Fakta79 – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat bersama anggota Komisi IX DPR RI Andi Ruskati Ali Baal melaksanakan Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat melalui Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) Obat dan Makanan.

Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Rumah Jabatàn Gubernur, Rangas Mamuju, Kamis, 24 Maret 2021 dengan disiplin menerapkan 5 M.

Peserta yang mengikuti sosialisasi ini antusias melakukan dialog tanya jawab.

Kepala BPOM Mamuju Lintang Purba Jaya menanggapi salah satu pertanyaan peserta tentang izin edar untuk jajanan kue dan makanan apalagi menjelang bulan Suci Ramadhan.

Menurut Lintang Purba Jaya, tidak semua produk makanan harus memiliki izin edar.

“Jadi bapak ibu wajib tahu bahwa tidak semua produk makanan itu harus mempunyai izin edar, seperti makanan yang basi dalam 5 atau 6 hari tidak perlu memakai izin edar. Dalam membeli makanan sebaiknya periksa bau dan warna makanan,” urai lintang.

Lintang Purba Jaya menambahkan, masih ada ditemukan produk makanan yang mengandung bahan pengawet berbahaya.

“Bahan pengawet yang tidak memenuhi standar kesehatan akan berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi. Karena itu berhati-hatilah dalam memilih makanan. Jika, ada ditemukan produk yang mencurigakan silahkan hubungi kami, agar kami dapat langsung lakukan operasi,” tambah Lintang.

Anggota Komisi IX DPR RI Andi Ruskati Ali Baal dalam pemaparannya membahas tentang 5 Kunci Keamanan Pangan Sehat. Dalam membeli, mengolah dan mengkonsumsi pangan semua memakai aturan.

“Kita harus memulai hidup sehat dari diri kita dan keluarga. Keluarga yang sehat menjadi cikal bakal masyarakat yang sehat. Dengan mengkonsumsi pangan yang aman dan berkualitas menjadikan keluarga sehat,” papar Andi Ruskati.

Dapur merupakan pusat mengolah pangan. Dapur harus mendukung adanya pangan aman yang berkualitas. Ibu rumah tangga sangat berperan mewujudkan pangan aman dan berkualitas.

Andi Ruskati dalam wawancaranya kepada fakta79.net menyampaikan harapannya agar dengan sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat KIE Obat dan Makanan ini masyarakat tidak gagap lagi menilai pangan sehat.

“Semoga melalui sosialisasi KIE ini masyarakat akan paham tentang dapur sehat menghasilkan pangan berkualitas. Jadi sebelum mengolah makanan pastikan dulu bahan pangannya segar, jadi jangan kita gagap dalam menilai pangan sehat. Dan pastinya, dengan menyiapkan pangan secara baik dan benar akan melindungi keluarga dari penyakit,” pungkas Andi Ruskati perempuan 2 periode di DPR RI ini. (fa/Advertorial).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here