28.2 C
Mamuju
Tuesday, 24 November 2020

Andi Ruskati : Ingat Pesan Ibu

Harusbaca

Pemberdayaan Masyarakat Melalui KIE BPOM di Mamuju Ketat 3M

Mamuju, Fakta79 - BPOM bekerjasama dengan anggota Komisi IX DPR RI Andi Ruskati Ali Baal kembali melaksanakan...

Penyelundupan Sabu 5 Kg di Sulbar Digagalkan

Mamuju, Fakta79 - Polda Sulawesi Barat (Sulbar) menggagalkan upaya penyelundupan sabu asal Palu, Sulteng. Dalam kasus tersebut,...

Indonesia Punya Peran Besar dalam Pertumbuhan Ekonomi Islami Dunia

Jakarta, Fakta79 – Pademi Covid-19 selama 2020 telah menekan pertumbuhan ekonomi berbagai negara, termasuk pada sektor industri...

Polman, Fakta79 – Anggota komisi IX DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Barat, Andi Ruskati Ali Baal kembali mengimbau kepada masyarakat agar selalu disiplin pada protokol kesehatan Covid-19. Imbauan ini disampaikan disela-sela sambutannya pada acara Pemberdayaan Masyarakat melalui KIE yang dilaksanakan oleh BPOM di kabupaten Polman, Selasa (17/11/2020).

Dalam sambutannya, Andi Ruskati menyampaikan pentingnya masyarakat menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

“Ingat, semakin banyak yang menjaga jarak, memakai masker dengan benar, dan sering mencuci tangan dengan sabun, semakin cepat pandemi ini akan berlalu,” ucap Andi Ruskati.

Pandemi Covid-19 telah berhasil mengubah kebiasaan masyarakat sehari-hari baik di rumah, di sekolah, di tempat kerja, di jalan, dan dimanapun. Masyarakat seakan tidak berdaya, karena gerak langkah dibatasi dengan adanya Covid-19 sehingga masyarakat tidak produktif yang berdampak pada masalah ekonomi keluarga, masyarakat, daerah dan negara.

Andi Ruskati menambahkan bahwa menerapkan protokol kesehatan dengan Ingat Pesan Ibu dengan 3M untuk hidup lebih sehat.

“Ingat Pesan Ibu, adalah kampanye yang dilakukan agar masyarakat terus menerus melakukan 3M. 3M dilakukan di masyarakat oleh setiap individu, sehingga menjadi norma sosial dan norma individu baru dalam kehidupan sehari hari,” tambah Andi Ruskati.

Kebiasaan lama yang sering dilakukan, seperti bersalaman, cipika-cipiki, cium tangan, berkerumun atau bergerombol, malas cuci tangan harus mulai ditinggalkan karena hal tersebut adalah pendukung penularan Covid-19. (fa).

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Pemberdayaan Masyarakat Melalui KIE BPOM di Mamuju Ketat 3M

Mamuju, Fakta79 - BPOM bekerjasama dengan anggota Komisi IX DPR RI Andi Ruskati Ali Baal kembali melaksanakan...

Penyelundupan Sabu 5 Kg di Sulbar Digagalkan

Mamuju, Fakta79 - Polda Sulawesi Barat (Sulbar) menggagalkan upaya penyelundupan sabu asal Palu, Sulteng. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan seorang tersangka dengan...

Indonesia Punya Peran Besar dalam Pertumbuhan Ekonomi Islami Dunia

Jakarta, Fakta79 – Pademi Covid-19 selama 2020 telah menekan pertumbuhan ekonomi berbagai negara, termasuk pada sektor industri halal. Pandemi ini diperkirakan menyebabkan...

Wujudkan Transmigrasi Sebagi Pusat Kawasan Pertumbuhan Ekonomi

Mamuju, Fakta79 - Dinas Transmigrasi Provinsi Sulawesi Barat senantiasa melakukan inovasi baru dan mendekatkan diri kepada para warga transmigrasi pada 6 daerah...

NU dan Muhammadiyah Tolak HTI

Mamuju, Fakta79 - Lembaga ESENSI Sulawesi Barat menggelar webinar melalui aplikasi zoom yang diikuti ormas islam. Topik dalam...
- Advertisement -

Berita serupa

- Advertisement -