28.2 C
Mamuju
Tuesday, 24 November 2020

Akui Beda Hitungan, Hudri Ali Ungkap Apresiasi Pada Isra

Harusbaca

Pemberdayaan Masyarakat Melalui KIE BPOM di Mamuju Ketat 3M

Mamuju, Fakta79 - BPOM bekerjasama dengan anggota Komisi IX DPR RI Andi Ruskati Ali Baal kembali melaksanakan...

Penyelundupan Sabu 5 Kg di Sulbar Digagalkan

Mamuju, Fakta79 - Polda Sulawesi Barat (Sulbar) menggagalkan upaya penyelundupan sabu asal Palu, Sulteng. Dalam kasus tersebut,...

Indonesia Punya Peran Besar dalam Pertumbuhan Ekonomi Islami Dunia

Jakarta, Fakta79 – Pademi Covid-19 selama 2020 telah menekan pertumbuhan ekonomi berbagai negara, termasuk pada sektor industri...

Mamuju, Fakta79 – Mantan Wakil Ketua DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sulawesi Barat, Hudri Ali, mengungkapkan apresiasinya kepada Sekretaris Umum Partai Gerindra Sulbar Isra D. Pramulya.

Hudri menilai mantan rekan seperjuangannya tersebut adalah politisi yang bijak dan objektif dalam memberikan penilaian, meski belakangan terdapat perbedaan hitungan dalam menyikapi pengunduran dirinya pada kepengurusan partai gerindra.

“Kalau dikatakan saya memang sudah tidak terdaftar dalam SK yang baru, itu tentu adalah hal yang wajar karena SK itu terbit perbulan Agustus 2020, sementara saya sejak bulan Mei sudah jelas menyatakan sikap yang tidak sejalan dengan partai tentang posisi politis pada pilkada Mamuju,” jelas Hudri, Kamis (27/8/2020).

Sangat wajar bila Sekum Gerindra Sulbar mengatakan dirinya tidak terdaftar.

“Jadi wajarlah kalau pak sekum bilang saya sudah tidak terdaftar memang, kan sudah jelas lebih dulu saya nyatakan tidak sejalan, saya pilih ke petahana yang punya survey tinggi, sedangkan partai pilih yang lain, jadi wajar kalau beliau bilang saya sudah tidak dicatat, kan saya sudah terbaca duluan tidak sejalan,” kata Hudri.

Mantan Ketua DPC Gerindra Mamuju ini membeberkan, dirinya tetap mengapresiasi sosok Isra yang telah mengakui perjuangannya bersama membesarkan Partai Gerindra di tanah Mandar Sulawesi Barat, utamanya di Mamuju. Namun karena perbedaan visi ke depan sehingga dirinya memilih hengkang dari partai yang selama ini di besarkannya.

“Perbedaan dalam kacamata politik adalah hal biasa, termasuk pula berbeda dalam cara “berhitung”. Namun yang pasti saya sudah menyatakan diri keluar dari Partai Gerindra jauh hari sebelum SK kepengurusan baru dikeluarkan,” beber Hudri.

“Jadi itu hal yang wajar,” pungkasnya. (US)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Pemberdayaan Masyarakat Melalui KIE BPOM di Mamuju Ketat 3M

Mamuju, Fakta79 - BPOM bekerjasama dengan anggota Komisi IX DPR RI Andi Ruskati Ali Baal kembali melaksanakan...

Penyelundupan Sabu 5 Kg di Sulbar Digagalkan

Mamuju, Fakta79 - Polda Sulawesi Barat (Sulbar) menggagalkan upaya penyelundupan sabu asal Palu, Sulteng. Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan seorang tersangka dengan...

Indonesia Punya Peran Besar dalam Pertumbuhan Ekonomi Islami Dunia

Jakarta, Fakta79 – Pademi Covid-19 selama 2020 telah menekan pertumbuhan ekonomi berbagai negara, termasuk pada sektor industri halal. Pandemi ini diperkirakan menyebabkan...

Wujudkan Transmigrasi Sebagi Pusat Kawasan Pertumbuhan Ekonomi

Mamuju, Fakta79 - Dinas Transmigrasi Provinsi Sulawesi Barat senantiasa melakukan inovasi baru dan mendekatkan diri kepada para warga transmigrasi pada 6 daerah...

NU dan Muhammadiyah Tolak HTI

Mamuju, Fakta79 - Lembaga ESENSI Sulawesi Barat menggelar webinar melalui aplikasi zoom yang diikuti ormas islam. Topik dalam...
- Advertisement -

Berita serupa

- Advertisement -