ABM Salut dan Apresiasi Kepada Badan Karantina Pertanian Mamuju di Masa Pandemi Covid -19

0
4

fakta79.net Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar  bersama Kepala Karantina Pertanian Mamuju, drh. Agus Karyono melakukan penandataganan MOU gerakan akselerasi ekspor 3 Kali lipat komoditas pertanian di Provinsi Sulawesi Barat, Selasa, 24 Agustus 2021

” Saya menyatakan salut dan apresiasi kepada badan Karantina Pertanian Mamuju atas pelaksanaan kegiatan ini saya berharap ini akan merangkum pemikiran para peserta untuk memaksimalkan pendayagunaan sektor pertanian untuk kesejahteraan masyarakat dan sebagai komoditas ekspor yang akan menunjang pertumbuhan ekonomi di daerah kita,”

Masih kata Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal masdar di masa pandemi covid 19 sektor pertanian terus menunjukkan pertumbuhan yang menggembirakan berdasarkan data BPS Sulawesi Barat tahun 2021 pertumbuhan ekonomi daerah pada triwulan kedua tumbuh sebesar 5, 44% jika dibandingkan dengan triwulan ke-2 tahun 2020

Sumber pertumbuhan ekonomi terbesar pada sektor pertanian Kehutanan dan Perikanan. Khusus sektor pertanian pertumbuhan berada pada angka 1,48%

Masih kata Ali Baal masdar Gambaran tersebut menunjukkan sektor pertanian berperan sangat penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi terutama selama masa pandemi covid 19

Lebih lanjut dikemukakan sebagian besar penduduk Sulawesi Barat berperan sebagai petani atau pengusaha yang bergerak di sektor pertanian maka dari itu program Kementerian Pertanian gerakan tiga kali lipat ekspor sangat tepat.

” Program ini diharapkan menjadi gerakan sistematis dan menyeluruh selain untuk peningkatan ekspor komoditi pertanian yang sangat penting juga peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani Selain itu berkontribusi pada peningkatan pendapatan daerah karena pendapatan daerah akan kembali kepada masyarakat juga,” katanya

Kepala Badan Karantina Pertanian Republik Indonesia Ir. Bambang, menyampaikan lima langkah strategis gratieks yaitu, meningkatkan volume ekspor yang bekerjasama dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder untuk dapat melakukan terobosan dan inovasi kebijakan ekspor (3 k), atau mapping komoditas klasterisasi pengembangan kawasan sertifikasi jaminan mutu produk dan penguatan konstratani.

Disusul dengan mendorong pertumbuhan eksportir baru atau Kementan mendorong tumbuhnya agropreneur berorientasi ekspor titik dilanjutkan dengan menambah ragam komoditas ekspor dengan mendorong ekspor dalam bentuk olahan, kerjasama dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait untuk terus menggali potensi daerah mendorong tumbuhnya investasi. Dilanjutkan peningkatkan frekuensi pengiriman serta menambah negara mitra dagang untuk melakukan kerjasama dan harmonisasi aturan protokol karantina  bilateral

” Di tengah perkembangan pandemi covid -19 kita harus terus bergerak maju secara produktif untuk mengangkat pertumbuhan ekonomi nasional melalui fasilitasi ekspor sumber daya alam Negeri,”  sebut Bambang

Kepala Karantina Pertanian Mamuju,  drh. Agus Karyono menyampaikan,  tujuan dari kegiatan tersebut sebagai sosialisasi Sinergi untuk menyelaraskan program unggulan Kementerian Pertanian gerakan tiga kali lipat ekspor komoditas pertanian dalam rangka mengangkat perekonomian negeri

” Kita harus menyamakan persepsi langkah-langkah untuk mewujudkan gerakan tiga kali lipat ekspor ini dan kita juga harus mencari solusi agar komoditas ekspor pertanian Sulawesi Barat dapat terus komitmen secara produktif mampu mengangkat perekonimian Sulbar, ” ujarnya. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here